Ads - After Header

YouTube tes fitur ringkasan live chat, kode QR channel & efek Shorts

ZephyrSec

Bandung (ZephyrSec) – Platform streaming video besutan Google, YouTube, mengumumkan dalam blog-nya untuk para kreator konten di layanannya bahwa ada tiga fitur baru yang tengah diujicobakan yaitu fitur ringkasan live chat, kode QR channel, dan efek visual untuk Shorts.

Pengujian fitur itu masih dilakukan terbatas untuk sekelompok kecil pengguna yang memang kerap terpilih menjadi bagian dari program eksperimen YouTube sehingga fitur ini tentunya tidak tersedia untuk masyarakat umum.

Laporan GSM Arena, Jumat, mengungkapkan untuk fitur ringkasan live chat maka pengguna bisa memanfaatkannya saat siaran langsung atau live streaming sedang berlangsung.

Baca juga: Fitur baru YouTube Music memungkinkan pencarian lagu dengan senandung

Dengan kecerdasan artifisialnya, YouTube memungkinkan pengguna untuk mendapatkan ringkasan dari kolom komentar pada kanal yang tengah melakukan siaran.

Dalam masa uji coba ini, ringkasan live chat hanya bisa didapatkan untuk siaran yang memiliki kolom komentar super aktif dan terbatas pada siaran berbahasa Inggris.

Fitur lainnya yang sedang diuji coba ialah Kode QR channel yang menambah pilihan cepat bagi pembuat konten untuk berbagi channel atau saluran mereka dengan orang lain.

Baca juga: Fitur multiview YouTube TV kini tersedia di ponsel dan tablet Android

Pengguna yang bisa mencoba fitur ini nantinya akan mendapatkan opsi untuk membuat kode QR dari profil mereka.

Selanjutnya, ada juga fitur baru yang diujicobakan YouTube untuk konten Shorts.

Pengguna yang bisa mencoba fitur ini nantinya bisa mendapatkan efek visual buatan yang dapat membantunya membuat video format pendek lebih menarik.

Baca juga: YouTube Music permudah pencarian dengan fitur pengenalan lagu

Dari ketiga fitur yang diujicobakan, YouTube baru mengonfirmasi bahwa Efek untuk Shorts akan menjangkau lebih banyak pengguna akhir tahun 2024.

Selain ketiga fitur tersebut, dalam beberapa waktu lalu YouTube juga membawa pengetesan lain yaitu dengan menghadirkan Google Lens ke bilah pencarian.

Apabila terpilih, sebagian kecil pengguna di Android nantinya akan melihat tombol Lens di bilah pencarian.

Hal itu memungkinkan mereka mencari konten di situs web yang paling banyak dikunjungi kedua di dunia ini.

Baca juga: YouTube luncurkan fitur baru untuk jeda komentar video

Baca juga: YouTube uji coba fitur “Playables” untuk pelanggan Premium

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ZephyrSec 2024

Also Read

Bagikan:

Tags

Ads - Before Footer